Per tahun 2025, pemegang paspor Indonesia bisa memasuki total 76 negara di dunia cukup dengan paspor saja, tanpa perlu visa. Artinya, masih ada 119 negara lain di dunia yang mewajibkan pemegang paspor Indonesia untuk memiliki visa, yang harus diajukan ke kedutaan atau konsulat negara tujuan, sebagai bentuk izin masuk lainnya.
Supaya kamu tidak sengaja melakukan salah satu alasan visa ditolak, ini dia beberapa tips agar pengajuan visa kamu diterima!
Cari info sebanyak-banyaknya
Mencari petunjuk atau informasi merupakan langkah pertama yang harus kamu lakukan jika ingin pengajuan visa kamu diterima. Apalagi, saat ini informasi mengenai syarat, ketentuan, prosedur, hingga cerita-cerita orang lain yang sudah lebih dulu melakukannya tersebar di internet. Karena itu, carilah informasi sebanyak-banyaknya yang berkaitan dengan pengajuan visa ke negara tujuan kamu.
Siapkan semua dokumen yang disyaratkan
Setelah mengumpulkan informasi tentang dokumen apa saja yang kamu perlu siapkan untuk mengajukan visa, siapkan mereka satu per satu. Jika memungkinkan, kamu juga bisa membuat catatan sendiri untuk mengecek kelengkapan setiap dokumen yang dibutuhkan.
Ketika satu dokumen telah kamu siapkan, kamu bisa menceklis atau menandainya sebagai yang sudah tersedia. Dengan begitu, kamu bisa melihat dokumen mana saja yang belum kamu lengkapi, sehingga tidak ada risiko kekurangan dokumen yang disyaratkan.
Isi tabungan minimal 3 bulan sebelum pengajuan visa
Melansir dari Skyscanner, salah satu faktor terpenting dalam pengajuan visa adalah kesiapan finansial. Hal ini akan ‘diukur’ atau diperiksa melalui rekening koran selama 3 bulan terakhir. Karena itu, kamu perlu mulai mengisi saldo tabungan kamu secara berkala minimal 3 bulan sebelum pengajuan visa. Tips ini bertujuan untuk menguatkan argumen bahwa kamu memiliki kesiapan finansial yang baik sebelum berkunjung ke negara tujuan.
Yakin dan percaya diri saat sesi interview
Beberapa konsulat atau kedutaan negara dari Eropa, Amerika Serikat, juga Inggris akan punya sesi interview antara pemohon visa dengan pejabat konsulat atau kedutaan terkait. Tahapan ini dimaksudkan untuk memastikan pemohon tidak akan kesulitan finansial selama berada di tujuan dan pasti akan kembali ke negara asalnya.
Karena itu, kamu perlu yakin dan percaya diri dengan tujuan dan rencana-rencana kunjungan kamu selama berada di negara tujuan. Perkuat jawaban-jawaban saat interview kamu dengan dokumen berupa bukti pemesanan tiket pulang, itinerary lengkap, serta rekening koran.
Nah, itulah dia beberapa tips yang perlu kamu ketahui dan terapkan agar tidak sengaja melakukan salah satu alasan visa ditolak. Kalau kamu akan berkunjung ke negara yang “sulit” seperti Amerika Serikat, kamu juga perlu “membangun” catatan visa kamu ke beberapa negara lain terlebih dahulu. Semoga bermanfaat!